Sorry,,, My First Love
Cinta
pertama memang cinta yang berkesan karena hal tersebut awal dari kita mengenal
perasaan yang berbeda kepada lawan jenis, hal tersebut juga terjadi kepada ku
merasakan cinta pertama di usia belasan awalnya aku tidak begitu tertarik
dengan dia sampai pada suatu ketika.
Aku
memiliki teman saat itu dia bercerita kepada ku bahwa dia menyukai seseorang
aku bertanya “siapa dia?” dia menjawab “ ada teman sekelas kita” aku mulai
menduga duga dan hampir menyebutkan semua nama pria saat aku menyebutkan satu
nama, teman ku langsung tersenyum malu setelah aku mengetahui pria yang teman
aku suka, setelah itu teman ku meminta bantuan untuk mendapatkan nomor
telponnya karena diantara kami akulah yang tidak tahu malu dengan beraninya aku
meminta nomor telepon dia (cowo yang disukai teman ku) setelah aku berikan
nomor telepon itu ke teman ku, teman ku malah meminta bantuan untuk mendekatkan
dia ke cowo itu.
Karena
aku seorang teman yang baik akhirnya aku mengiyakan permintaan teman ku hingga
sejak hari itu aku mulai mengirim sms kepada dia (cowo yang disukai teman ku) singkat cerita hampir setiap hari aku dan dia
mengirim sms aku pun mengirim sms untuk mendekatkan teman ku dengan dia aku
selalu bercerita tentang teman ku kepada dia dan aku juga bertanya tanya ke dia
tentang dirinya lalu menginformasikan tentang dia keteman ku. Di kelas aku juga
mulai dekat dengan dia setelah hampir sebulan aku dan dia saling dekat entah
mengapa perasaan aku sekarang berubah aku memiliki perasaan yang berbeda dengan
dia saat aku bercanda dengan dia ada rasa yang aneh di dalam perasaan ku tapi
aku menganggap perasaan itu hanya biasa.
Aku
bertanya perkembangna teman ku dengan dia tapi teman ku hanya menjawab biasa
saja dia tidak ada respon lebih atau menunjukan tanda tanda suka pada ku begitu
cerita teman ku lalu teman ku bertanya kepada ku “ terus lu ama dia gimana
masih suka sms an?” aku menjawab “oh udah ga ko kan lu tahu kalau gua sms dia
gua kasih tahu lu” teman ku “ oh begitu udah deh gua pupus kalau kaya gini” aku
“yah jangan nyerah dong coba dulu” teman ku hanya diam, aku pun ikut diam tapi
aku merasa bersalah dengan teman ku aku berbohong padahal aku masih sering
mengirim sms kepada dia begitupula sebaliknya aku merasa bersalah kepada teman
ku.
Hingga
dua bulan aku dekat denga dia akhirnya dia menembak ku dia menyatakan
perasannya kepada ku dia bilang bahwa dia menyukai ku dan dia meminta aku
menjadi pacarnya tapi aku bingung disatu sisi ada teman ku yang menyukai dia
kalau aku menerima dia teman ku pasti akan sakit hati dan aku juga tidak enak
dengan teman ku akhirnya aku meminta diberi waktu untuk memikirkan jawabannya
dia pun mengiyakan jawabanku selama waktu seminggu itu dia terus menanyakan
jawaban ku dan dikelas juga dia juga mulai berbeda tingkah lakunya kepada ku
kadang dia bertemu dengan ku malah menghindar entah apa yang dipikirkannya
mungkin dia malu melihat ku hmm.
Sampai
akhirnya aku memutuskan untuk meng iyakan jawabanku dan saat pulang sekolah aku
memanggil dia digerbang sekolah aku ingin memberitahu jawaban ku tapi saat aku
ingin bicara tentang hal itu dia malah menyuruh ku untuk menjawabnya di sms
enahlah apa maksudnya mungkin dia takut aku tolak, saat sampai di rumah aku
langsung mengirim sms kepada dia “ iya aku mau jadi pacar kamu” entah perasaan
apa yang tiba – tiba datang kepada ku aku merasa senang tapi juga takut yah dia
pacar pertama ku jadi entah aku tak tahu apa rasanya pacaran dan bagaimana
rasanya pacaran aku hanya tahu hal tentang pacaran dari tv dan dari kaka ku yah
yang pasti aku bilang kepada dia bahwa jangan sampai ada yang tahu kalau aku
dan dia pacaran karena aku merasa bersalah dengan teman ku.
Di
kelas aku dan dia bersikap biasa saja seperti teman biasa Cuma sekarang yang
berbeda adlah perasaan ku setiap aku bertemu dengan dia aku pas deg degan
pokonya jantung itu berasa jedag jedug sendiri dan aku merasa malu saat beretmu
dia jadi aku sering salah tingkah bertemu dengan dia begitupula dengan dia, dia
hanya terenyum dan langsung pergi huft hubungan yang rumit yah. Tapi bila setiap
hari jumat aku senang karena jadwal piket ku yang sama dengan dia jadi aku bisa
bersama dengan dia aku bisa bercanda dengan dia dan ngobrol bersama karena
teman- teman ku yang lain sudah pulang dan yang tersisa hanya aku dia dan
anggota piket walaupun hany asekedar bercanda dan itu sebentar tapi itu membuat
ku terkesan karena di dalam kelas selama pelajaran aku harus menjaga perasaan
teman ku jadi aku tidak bisa ngobrol bareng dengan dia.
Aku
hanya bisa bicara dengan dia hanya melalui handphone dan bila ada tugas bareng
saja yah itula hubungan aku dan dia hubungan yang aneh tapi entah itu berkesan
untuk ku, aku menjalin hubungan dengan dia sudah selama seminggu dan saat aku
pacaran selama seminggu itu aku mendapat cerita bahwa teman ku menyukai dia
sekarang suda memiliki gebetan lain wow saat aku mendengar itu aku sangat
senang sekali akhirnya teman ku sudah bisa move on dari dia jadi sekarang aku
tidak melukai perasaanteman ku karena teman ku sudah move on, yeahh aku kira
masalah ku selesai tap tidak ternyata ada masalah lagi ada gosip yang engatakan
bahwa dia sebenarnya menyukai cewe lain hmm hancur sudah perasaan ku kenapa dia
pacaran dengan ku bila dia menyukai cewe lain tapi aku tidak ingin mendengar
penjelasan apa – apa jadi aku hanya mendiamkan gosip itu dan aku tidak bertanya
kepada dia setelah masala itu bisa aku abaikan ada kabar lagi bahwa teman
sekelas aku dan dia yang suka dengan dia semua itu terbongkar karena perempuan
yang suka dengan dia itu membawa buku diary dan buku diary itu dibaca teman ku
yang comel jadilah tersebar rahasia dia tapi perempuan itu hanya diam saja
perempuan itu malah merelakan diarynya dibaca oleh teman – teman yang lain.
Di
diary tersebut dia menulis bahwa perempuan itu dan pacar ku dekat pacar ku juga
perhatian dengan dia dan bila perempuan itu sering mengirim sms jika pagi
tujuannya untuk membangunkan pacar ku agar tidak terlambat di diary itu juga
ditulis bahwa bila bukan perempuan itu yang membangunkan pasti pacar ku akan
terlambat terus, ternyata hubungan mereka cukup dekat tapi di sini juga aku hanya bisa diam aku
tidak menuntut penjelasan dan dia juga tidak menjelaskan yasudah apa yang mau
dipertahankan dalam hubungan ini akhirntya setelah hubungan aku dan dia
berjalan selama sebulan aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini karena aku
merasa dia hanya diam tanpa bisa menjelaskan atau melakukan sesuatu aku merasa
dia tidak menyukai ku dan memperjuangkan hubungan ini dan aku juga berpikir
bahwa hubungan ini yah hanya hubungan cinta monyet yang hanya main – main.
Hubungan
aku dan dia berakhir di hari ke 30 selesai hubungan kekanak kanakan yang masih
aku anggap main – main. Setelah aku lumayan lama putus dengan dia aku mulai
dekat dengan seorang laki – laki bernama Fahri hubungan kami lumayan dekat
sampai pada disuatu hari sahabat perempuan Fahri menghubungi ku awalnya niat
dia baik untuk berteman dengan ku jadi yah aku menerima pertemanan itu ternyata
hubungan pertemanan itu karena dia merasa iri kepada ku karena sahabatnya Fahri
yang awalanya perhatian dengan dia sudah tidak lagi perhatian jadi dia mencari
tahu kabar Fahri melalui aku dan disuatu ketika sahabat perempuan Fahri itu
menyindir aku di media sosial dan akhirnya aku kesal dengan dia aku langsung
saja melabraknya dia dan bertanya kenapa perempuan itu melakukan hal tersebut
aku tidak mendapat jawabannya dari dia tapi aku mendapat jawabanny adari
temannya ternyata dia cemburu kepada ku karena Fahri lebih perhatian kepada ku
karena aku mendengar itu sebabny amaka aku langsung mengirim pesan kepada Fahri
“ fahri mending kita ga usah jadi teman lagi soalnya ada yang ga suka kalau
kita berteman” yah setelah aku mengirim peasn itu tidak ada jawaban lagi dari
Fahri dan setelah seminggu dari kejdian itu aku mendapat kabar bahwa Fahri dan
sahabat perempuannya sudah resmi pacaran.
Ya
ampun kalau mereka mau pacaran kenapa harus melibatkan aku dalam hal ini bila
mereka sama –sama suka kenapa tidak bilang dari dulu. Keniakan kelas aku sudah
tidak sekelas lagi dengan dia (pacar pertama ku) tapi walaupun aku tidak
sekelas dengan dia kelas kami berdekatan jadi aku masih sering melihat dia dan
entah mengapa setelah aku putus dengan dia aku baru mendapatkan semua jawaban
yang ingi aku ketahui selama ini seperti jawaban “benarkah dia suka dengan ku”
ternyata jawabannya benar di akun facebook dia, dia selalu membuat status
tentang diriku menggunakan inisial nama ku aku baru menyadarinya dan entah
mengapa aku bisa berteman dengan teman curhat dia jadi teman curhat dia
menceritakan semuanya kepada ku teman dia bercerita bahwa sebenarnya dia itu
memang benar sayang kepada ku Cuma dia bingung harus melakukan apa karena dia
malu dan aku yang langsung menutup diri kepada dia setelah aku mendapatkan
penjelasan dari teman curhat dia aku baru mengeri ternyata aku salah aku sudah
meninggalkan seorang yang benar – benar sayang pada ku.
Aku
merasa bersalah kepada dia jadi aku mulai menghubungi dia lagi untuk mulai
berteman lagi dengan dia saat aku mulai dekat lagi dengan dia aku mendpatkan
kejutan kemablai dia memberikan coklat kepada sahabat ku sendiri aku memang
tahu bahwa sahabat ku mengenal dia dan yah berteman dengan dia taoi aku tidak
tahu bahwa kedekatan mereka samapai sejauh itu memberikan coklat saat valentine
hmm coba saja pikirkan sendiri? Siapa yang salah sahabat kamu yang nikung atau
memang cowonya yang ganjen. Tapi karena aku penasaran aku langsung bertanya
kepada dia (pacar pertama ku) “ kamu ngasih coklat ke teman aku? Kamu suka ama
dia?”
Dia menjawab “
ga dia yang minta soalnya maksa katanya kado ultah”
Aku “ oh gitu
hadaih ultah”
Dia “ iya hadia
ultah”
Entah aku
bingung harus bgaimana ketika aku memiliki perasaan kembali kepada dia dan
mencoba membuka hati lagi aku malah mendapatkan kabar sahabat ku mendapat
cokelat dari dia aku juga bertanya kepada sahabat ku “ lu suka ama dia ?” sahabat
ku menjawab tidak tapi setelah aku paksa dan aku bujuk karena aku bilang aku
tidak apa –apa jika sahabat ku suka dengan dia akhirnya sahabat ku mengaku
bahwa sahabat ku menyukai dia. Seperti samabaran petir aku bingung membiarkan
cinta pertama ku dengan sahabat ku atau aku harus merebut cinta pertama ku
kembali.
Akhirnya
aku memutuskan untuk tetap dekat dengan dia sebagai teman dan biarkan saja
hubungan dia dengan sahabat ku berjalan entah akhirnya akan gimana, aku hanya
bisa mengikuti alur takdir. Aku sudah bilang bahwa aku sayang dengan dia dan
dia pula bilang dia sayang juga kepada ku tapi entah sayangnya dia itu
bermaksud apa setelah aku mengungkapkan perasaan ku kepada dia aku mulai lost
contact dengan dia karena kesibukan sekolah dan dia pula juga begitu dan
disuatau saat aku akhirnya pacaran denga lelaki lain dan tidak lama aku juga
mendengar bahwa dia juga pacaran dengan perempuan lain yaitu sahabatnya Fahri
aku merasa sakit mendengar hal tersebut karena aku tahu bahwa sahabatnya Fahri
itu perempuanyang tidak baik tapi dia malah memilih jadian dengan perempuan itu
tapi setelah aku pikir – pikir itu semua salah ku karena aku yang telah pacaran
duluan padahal kita tahu kita masih sama – sama sayang tapi kita memilih untuk
bersama orang lain aku sadar ini salah ku karena aku yang memulai untuk pacaran
dengan orang lain karena aku merasa dia sudah tidak lagi meninginkan aku lagi
dan mungkin dia ingin mulai benar – benar menghapus aku dari hidupnya jadi dia
mencoba berhubungan dengan orang lain.
Setelah
3 tahun aku dan dia lost contact dan tidak bertemu aku mendpatkan kontak dia
lagi aku mulai menghubungi dia lagi dan dia masih baik kepada ku karena aku
tahu dia sudah putus aku sempat membuatkan dia 3 puisi aku mengirimkannya
kepada dia dan aku hanya mendapat respon “puisinya bagus terima kasih puisinya
tapi aku bingung harus balas apa” dan distu aku tahu aku sudah tidak lagi ada
dalam dirinya mungkin saja aku sudah dilupakan oleh dia.
Terima
kasih untuk cinta pertam ku dan maaf aku tidak bisa mempertahankan mu tapi yang
satu pasti aku masih sayang kamu karena kamu memiliki ruang tersendiri dalam
hati ku karena kamu yang mengajari aku apa artinya sayang kepada orang lain
selain orang tua ku dan kamu yang mengajari ku artinya kesalahan dan artinya
percaya kepada orang yang kamu sayang. Aku tahu aku sudah tidak ada lagi dalam
kehidupan mu maka itu aku mulai menjauhi kamu dan aku juga tidak akan menggangu
kamu maaf sudah menggangu kamu selama ini sekarang aku mengikhlaskan mu tapi
kadang ego ku muncul dan berpikir bahwa suatu saat kamu akan bersama ku lagi
karena kamu jodoh ku maaf atas keegoisan ku yang sampai saat ini masih
mengharapkan mu dan memikirkan mu sorry,,,, my first love
Tidak ada komentar:
Posting Komentar